Rabu, 31 Desember 2008

KISAH ZUN-NUN ... SEORANG SUFI ....

Beberapa waktu yang lalu, di Mesir hidup seorang sufi yang tersohor bernama Zun-Nun. Seorang pemuda mendatanginya dan bertanya : "Tuan, saya belum paham mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di zaman yang ini berpakaian necis amat perlu, bukan hanya untuk penampilan namun juga untuk tujuan banyak hal lain."

Sang sufi hanya tersenyum, ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata : "Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Cobalah, bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas".

Melihat cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa ragu dan berkata : "Satu keping emas ? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu". "Cobalah dulu sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil", jawab Zun-Nun.

Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak.

Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia kembali ke padepokan Zun-Nun dan melapor : "Tuan, tak seorang pun yang berani menawar lebih dari satu keping perak".

Sambil tetap tersenyum arif Zun-Nun berkata : "Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga. Dengarkan saja, bagaimana ia memberikan penilaian".

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zun-Nun dengan raut wajah yang lain. Ia kemudian melapor : "Tuan, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar".

Zun-Nun tersenyum simpul sambil berujar lirih : "Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar" yang menilai demikian. Namun tidak bagi "pedagang emas". Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses wahai sobat mudaku. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas".

WAKTU KAMU .....

Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu ... sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan sebagai balasannya ... kamu kabur waktu dia memanggilmu.

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. sebagai balasannya ... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ... sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagai balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU ..!"

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ... sebagai balasannya .kamu melemparkan bola ke jendela tetanggaWaktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ... sebagai balasannya...kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu .sebagai balasannya ... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .. sebagai balasannya ... kamu melompatkeluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .. sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya ... kamu tunggu sampai dia keluar rumahWaktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya .sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .. sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ... sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ...sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpamempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .. sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman,

Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama ... sebagai balasannya ... kamu mintaditurunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".. sebagai balasannya ... kamu menjawab "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu ... sebagai balasannya ... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu."

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi .. sebagai balasanmu ... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu ... sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan ... sebagai balasannya .. kamu mengeluh"Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu .. sebagai balasannya ... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu ... sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."

Waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu .. sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu ... sebagai balasannya ... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknyadan hingga

SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantamHATIMU bagaikan pukulan godam


MAKA ..JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .. BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INIJIKA ORA NG TUAMU SUDAH TIADA ... INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

Minggu, 14 Desember 2008

LASKAR PELANGI "JANGAN PERNAH MENYERAH"


Akhirnya muncul juga Film Indonesia yang bermutu.. Salut !!

Film ini mengkisahkan perjuangan 10 anak didik dan Guru Muslimah untuk mempertahankan Sekolah Muhammadiyah Gantong di Belitong. Perjuangan dan usaha yang tidak sedikit, agar sekolah tersebut bisa bertahan. Dengan gaji yang sekadarnya dan sering tertunggak, Sang Guru dan Kepala Sekolah tetap tidak menyerah.

Alasan pendiriannya sekolah tersebut untuk membina kecerdasan “hati” anak2 didiknya, itu alasan Bapak kepala sekolah ketika disuruh temannya agar sekolahnya ditutup. Budi Pekerti bukan sebagai kurikulum pelengkap, ujar sang Bapak Kepala Sekolah. Beliau juga selalu mendengungkan kepada anak-anak didiknya, “Berilah sebanyak-banyak nya kepada orang lain, bukan menerima sebanyak-banyaknya dari orang lain”. Tapi nasib berkata lain, sang Bapak Kepala sekolah meninggal tidak lama kemudian di atas meja kerjanya sendiri. Hal ini membuat shock Ibu Guru Muslimah, selama ini sang Bapaklah menjadi tempat panutan dan sandarannya.

Murid-murid pun mulai tidak bersekolah, karena sebagian dari mereka merasa sedih. Ibu Guru juga tidak masuk mengajar. Tapi Lintang, sang jenius mengobarkan semangat teman-temannya untuk bersekolah kembali agar dapat mengejar cita-cita mereka. Maka Lintang pun mulai mengajak ikal dan teman-temannya untuk belajar bersama. Di samping itu, teman Bapak Kepsek mendatangi rumah Bu Guru, memberi semangat kepadanya agar kembali mengajar. Saat itulah, semangat Bu Guru bertambah berkobar, diam-diam ia menyaksikan anak-anak didiknya sendiri secara inisiatif belajar bersama. Tangisan dan pelukan pun terjadi dalam film itu ( ga tau deh, kenyataan nya begitu gak.. hmmh, bisa aja ini jg bumbu film )




Perjuangan sang Ibu guru dan murid2nya pun terus berlanjut sampai ke lomba cerdas cermat dan menjadi pemenang spektakuler, karena Lintang - si anak jenius yang bisa menjawab soal matematika dengan benar tanpa berhitung di kertas. Sayangnya meninggalnya ayah Lintang, membuat ia menanggung beban keluarga dan terpaksa meninggalkan sekolah. Tetapi pada akhirnya mereka tetap menjadi orang yang tangguh setelah dewasanya.

Lintang & Ikal pun bertemu kembali setelah dewasa. Ikal bercita-cita melanjutkan pendidikannya di Paris. Pada saat perpisahan mereka berdua, Ikal memberikan sebuah pucuk surat - Jangan Pernah Menyerah.



film ini bercampur baur haru dan kisah humor yang menggelitik, dicampur dengan kisah asmara si ikal dengan Aling. Pergi ke dukun agar tambah pintar dsbnya, dan juga pembauran etnis tiong hua ( si akiong ) yang baik, salah satu anak dari 10 laskar pelangi.

PINGIN BACA ATAU DOWNLOAD NOVEL "LASKAR PELANGI" full-text ???
klik di bawah ini ...
http://www.4shared.com/file/76014035/d1aaa7fd/Novel_Laskar_Pelangi_full__bab_1-34_only_16_MB.html

PESAN DAN NASEHAT WARREN BUFFET, ORANG TERKAYA DI DUNIA

Akhirnya dominasi Bill Gates memudar juga. Setelah 13 tahun berturut-turut bercokol sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, pendiri raksasa peranti lunak Microsoft itu tergeser juga dari tahtanya. Tahun ini, orang terkaya sejagad adalah Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh. ( sumber : http://www.sudutpandang.com/ )







Warrent Buffett - foto diambil dari majalah Adbuster


Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC.
Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :
Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.

Pesan : Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [ Encourage your children to invest ]

Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.

Pesan : Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [ Encourage your children to start some kind of business ]

Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu.Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu.Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.

Pesan : Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [ Don’t buy more than what you “really need” and encourage your children to do and think the same ]

Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.

Pesan : Jadilah apa adanya. [ You are what you are ]
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.

Pesan : Berhematlah [ Always think how you can accomplish things economically ]
Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu.

Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.

Pesan : Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [ Assign the right people to the right jobs ]

Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham.Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.

Pesan : Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan. [ Set goals and make sure people focus on them ]

Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas.Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.

Pesan : Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [ Don’t try to show off, just be your self and do what you enjoy doing ]

Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu.Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit.Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet.

Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.
Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:
Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat :
Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.
Hiduplah secara sederhana.
Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.

Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.

Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan;gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.
Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri.Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya....

BERIKUT INI NASEHAT DARI BUFFET DAN ORANG2 SUKSES LAINNYA ...
klik di bawah ini ...

http://www.4shared.com/file/76014038/af1bdb40/TheBestAdviceIEverGot-WarrenBuffett_26others.html



TRUS ... INI BUKU TENTANG BUFFET ... BICARA TENTANG DIRINYA ... OKE BANGET...
full text, klik di bawah ini ...

http://www.4shared.com/file/76014258/fac5a8a8/WarrenBuffettSpeaks.html


MENCINTAI DAN MENIKMATI PEKERJAAN





Wah, kata-katanya sungguh oke nih, bagaimana kita bisa menemukan cinta dalam pekerjaan. Seperti ada sebuah perumpamaan, “Jika Kita Ingin Hidup Bahagia Seumur Hidup, Cintailah Pekerjaan Anda”. Semoga Bermanfaat.
-----
Jika Anda menikmati apa yang Anda kerjakan, kesuksesan adalah milik Anda.
Jika Anda tidak menikmati apa yang Anda kerjakan,
Anda tidak akan menjadi sukses.
Mencintai pekerjaan Anda akan merubah segalanya.
Pekerjaan adalah kasih yang dinyatakan.
Anda tidak akan pernah meraih kesuksesan yang sejati
kecuali Anda menyukai apa yang Anda kerjakan.
Kesempatan Anda untuk kesuksesan akan sama
dengan jumlah kenikmatan yang
Anda peroleh dalam pekerjaan Anda.
Jika Anda memiliki pekerjaan yang Anda tidak sukai,
hadapilah hal itu atau keluarlah.
Pekerjaan adalah hadiah, bukan hukuman.


Setiap individu tentunya akan sangat mengimpikan untuk memperoleh suatu pekerjaan setelah mereka menyelesaikan berbagai pendidikan sejak dari mulai masa kanak-kanak hingga dewasa. Secara umum, pekerjaan dapat didefinisikan sebagai semua aktifitas yang menghasilkan uang. Namun adakalanya dalam sistem masyarakat pribumi cenderung orang belum dianggap bekerja apabila mereka tidak memiliki status sebagai karyawan/pegawai, baik itu di swasta maupun pemerintahan. Budaya masyarakat kita masih menganggap orang yang bekerja dan menyandang status sebagai karyawan memiliki prestise yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang telah bekerja juga tetapi tidak menyandang status karyawan, misalnya berdagang, bermusik, bertani, nelayan, dsb. Berbagai aktifitas yang terakhir disebutkan pada taraf tertentu masih belum memiliki prestise yang baik dalam pandangan masyarakat kita.

Oleh karena itu sangat beruntung orang yang mempunyai pekerjaan dengan memiliki status sebagai karyawan baik itu di swasta, BUMN maupun pemerintahan, apapun itu asalkan baik dan halal. Setidaknya, lebih mempunyai aktivitas dalam mencari penghasilan dibanding dengan (maaf), seorang pengangguran. Namun, adakalanya orang yang bekerja dengan status sebagai karyawan bekerja dibawah tekanan, dalam arti tidak merasa nyaman ketika melakukan pekerjaan itu. Berbeda halnya dengan orang yang bekerja sebagai pedagang, petani ataupun nelayan, mereka tidak menyandang status karyawan, tetapi mereka memiliki kebebasan untuk mengatur cara mereka dalam bekerja.

Orang mungkin beranggapan hal semacam ini wajar. Tapi menurut saya, akan lebih baik ketika menikmati pekerjaan kita, walau berat tapi mengasyikkan. Kita berharap begitu, Namun jika kita tetap juga tidak mampu untuk berusaha menyenangi pekerjaan yang kita lakukan, keluarlah dari pekerjaan kita saat ini dengan syarat kita harus memiliki pilihan dan rencana pekerjaan lain yang hendak kita lakukan jika kita telah resign dari pekerjaan kita saat ini. Jika tidak berusahalah untuk senantiasa bersyukur atas pekerjaan yang telah kita miliki saat ini. Saya akan berbagi sedikit mengenai pengalaman saya dalam menyikapi suatu pekerjaan.

Saya pernah bekerja pada sebuah perusahaan asuransi. Jam bekerja pada Asuransi sebenarnya standar seperti jam-jam bekerja pada perusahaan-perusahaan lainnya, ketika itu saya bekerja mulai dari jam 8.00 hingga jam 17.00. namun aktifitas lembaga keuangan yang cukup menyita, membuat saya pada hari-hari tertentu harus pulang agak lebih lambat dari biasanya. Awalnya ini cukup memberikan tekanan bagi saya. Namun lama kelamaan saya bisa menerima keadaan ini.

Beberapa bulan berlalu, saya cukup menikmati pekerjaan yang saya miliki, namun masih ada yang mengganjal di dalam diri saya, SK pengangkatan saya di perusahaan tersebut adalah sebagai Staf Administrasi Keuangan, namun dalam perjalanannya beberapa bidang pekerjaan yang diluar Aministrasi Keuangan pun harus saya rangkap karena adanya efisiensi dari perusahaan dengan dibatalkannya proses rekruitmen Staf Administrasi Teknik dan Customer Service. Lama kelamaan beban pekerjaan yang harus saya tangani pun semakin meningkat. Job Description yang sangat tidak jelas seperti ini akhirnya membuat saya harus mengambil keputusan untuk keluar dari perusahaan ini. Keputusan ini saya ambil karena saya telah memiliki pilihan untuk bekerja di bidang lain yang saya yakini saya mampu untuk memperolehnya dan menjalaninya.

Tanpa meninggalkan status pekerjaan yang lama saya pun mencoba untuk mengikuti tes penerimaan tenaga pengajar pada sebuah perguruan tinggi negeri, dan alhamdulillah, akhirnya berhasil diterima. Setelah SK saya sebagai tenaga pengajar keluar, barulah saya resign dari perusahaan asuransi. Saya hanya mampu bertahan di perusahaan asuransi ini dalam masa 1 tahun 11 bulan. Dunia yang betul-betul baru saya hadapi, dari dunia keuangan, kini menjadi dunia akademisi. Proses adaptasi dengan dunia baru ini pun saya jalani lebih cepat dibandingkan ketika saya harus beradaptasi dengan sistem bekerja pada lembaga keuangan. Job Description saya pun sangat jelas ketika berada di dunia akademis, hal inilah yang membuat saya lebih tenang dan menyenangi melakukan pekerjaan baru ini.

Dari dua pengalaman saya bekerja pada lingkungan yang berbeda saya dapat mengambil kesimpulan. Pertama, setiap bidang pekerjaan tentunya memiliki resiko tersendiri. Kedua, tidak ada bidang pekerjaan yang ideal yang dapat memenuhi semua harapan kita, tetapi yang harus kita usahakan adalah mendapatkan pekerjaan yang dapat menghargai prestasi dan memberikan prestise tersendiri bagi kita. Ketiga, hampir dapat dipastikan dimanapun kita bekerja kita akan menghadapi berbagai konflik, meskipun kita tidak terlibat di dalamnya namun pasti kita akan melihatnya ada di hadapan kita. Untuk permasalahan ini semuanya terpulang kepada kita bagaimana dalam menyikapinya. Keempat, jumlah nominal gaji merupakan hal yang penting namun bukan merupakan faktor utama dalam mendukung kinerja dan kepuasan kita. Dalam jangka pendek memang hal itu bisa mempengaruhi, namun dalam jangka panjang, penghargaan atas prestasi dan jalinan komunikasi yang baik di dalam dunia kerja merupakan faktor utama dalam mempengaruhi kinerja dan kenyamanan dalam bekerja dibandingkan dengan gaji yang tinggi. Ada beberapa teman saya yang masih juga mengeluh dengan pekerjaannya meskipun nominal gaji yang diterimanya sangat besar. Alasan utamanya adalah karena suasana dan sistem kerja yang tidak menunjang. Saya juga mengalami hal ini, saya rela melepaskan tawaran untuk kenaikan gaji, tambahan fasilitas dan status jika saya terus bekerja di perusahaan asuransi demi untuk mendapatkan pekerjaan baru yang lebih memberikan jaminan terhadap penghargaan atas prestasi dan bidang tugas yang jelas.

Semua permasalahan diatas pasti akan kita jumpai dimanapun kita bekerja. Namun yang harus menjadi pegangan bagi kita adalah apakah kita menyenangi pekerjaan yang kita lakukan atau tidak dan bidang tugas yang kita tangani juga harus jelas. Jika dua hal ini telah kita miliki insya Allah kita akan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan kondisi dalam lingkungan tempat kita bekerja.

Lain lagi dengan yang dialami oleh teman saya, proses adaptasi yang harus dilaluinya untuk bekerja pada sebuah Bank Pemerintah harus dijalani dengan amat susah payah, jam kerja yang sangat menyita waktu, lokasi yang berada di wilayah kabupaten, jauh dari sanak saudara, dan beragam konflik internal membuatnya sangat tertekan menghadapi pekerjaannya saat ini.

Saya pernah bertukar pikiran dengan ayah dan ibu saya dan berbicara panjang lebar tentang adaptasi dalam dunia kerja. Yang cukup memberikan dorongan bagi saya ketika itu adalah salah satu ucapan mereka yaitu “Bersyukur dan tetaplah tegar, semua pasti ada jalan keluarnya”, begitu katanya setelah panjang lebar saya menceritakan keadaan saya sewaktu masih bekerja di perusahaan asuransi. Terlihat klasik memang, pandangan yang sangat simple pula. Hanya itu yang bisa mereka berikan. Bersyukur, begitulah seharusnya karena minimal kerjaan sudah ada, bisa jadi karyawan dengan jalan wajar dan tes yang cukup rumit, tidak dengan menyuap, bukankah perlu disyukuri. Selanjutnya adalah sikap tegar. Ketika dihadapkan pada berbagai masalah, dilematis memang. Tegar, adalah kata yang tepat untuk itu. Memang kadang masalah begitu besar. Tapi, toh kita sendiri yang punya ukuran tentang besar kecilnya sebuah masalah. Dan setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Yakinlah !.

Ada beberapa tips yang pernah saya baca, tentang bagaimana kita bisa bahagia menikmati pekerjaan kita.. Semoga saja bisa membantu. Mudah-mudahan kita bisa menikmati pekerjaaan. Penghasilan dapat, hatipun senang.

(1) Bekerja adalah Ibadah
Bekerja untuk ibadah. Hal ini terkait dengan niat kita, apa yang kita lakukan, peras keringat, banting tulang, ketika diniatkan untuk ibadah, insya Allah akan memberikan semangat tersendiri dalam hati dan diri kita. Bagi seorang kepala keluarga misalnya, sungguh teramat mulia jika niatan ini selalu ada dalam sanubarinya. Hati menjadi ringan ketika melakukan pekerjaan, apalagi ketika terbayang akan sebuah tanggungjawab untuk memberikan nafkah bagi istri dan anak-anaknya. Semangat dan terus bersemangat bekerja lagi bukan.

(2) Persaudaraan Di Lingkungan Kerja.
Dalam lingkup kerja, memang tak saling kenal sebelumnya. Tetapi alangkah indahnya ketika kita memperlakukan rekan kerja sebagai seorang saudara. Dengan begitu, akan sulit bagi kita untuk terlalu iri, saling curiga berlebihan, apalagi saling menjatuhkan. Tak akan terbesit sikap demikian karena sama saja dengan manghancurkan saudara sendiri. Kalau kita melihat sesama karyawan misalnya melakukan kesalahan, tentu tak ada sikap lain bagi kita untuk mengingatkannya, tentunya dengan cara personal dari hati ke hati, bukan di tempat umum karena bisa menyakitkannya.

(3) Ciptakan Suasana Yang Nyaman.
Entah itu ruang kerja, dekorasi ruangan maupun suasana interaksi antar sesama. Membangun komunikasi empatik itu penting. Seperti saling menanyakan kabar baru, menjaga seyuman dan sapaan-sapaan ramah lainnya, termasuk canda tawa kadang diperlukan asalkan tak berlebihan. Ada canda tawa yang membuat suasana cair, tak hanya di level bawah, jajaran pimpinan pun kerap terlibat dalam canda tawa itu sehingga suasana kantor mengasyikkan. Begitulah, hari-hari begitu menyenangkan.

Bila anda tetap saja tak mencintai pekerjaan anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaan pun jadi menggembirakan. Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor anda. Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi. Bila toh anda juga tidak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga. Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apa pun yang bisa anda cintai dari kerja anda: tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela. Apa saja. Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka mengapa anda ada di situ? Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sementara. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.

Inilah kunci yang membuat kita mencintai pekerjaan kita, hasilnya kita akan
bahagia menikmati pekerjaan kita.

Keep spirit and smart in your work !!.

---



KAPAN TERAKHIR KAMU MEMPERHATIKAN ORANG TUAMU ???





Suatu hari seorang teman saya pergi ke rumah orang-jompo atau lebih terkenal dengan sebutan panti-werdha bersama dengan teman-temannya.
Kebiasaan ini mereka lakukan untuk lebih banyak mengenal bahwa akan lebih membahagiakan kalau kita bisa berbagi pada orang-2 yang kesepian dalam hidupnya.
Ketika teman saya sedang berbicara dengan beberapa ibu-2 tua, tiba-2 mata teman saya tertumpu pada seorang opa tua yang duduk menyendiri sambil menatap kedepan dengan tatapan kosong.
Lalu sang teman mencoba mendekati opa itu dan mencoba mengajaknya berbicara.
Perlahan tapi pasti sang opa akhirnya mau mengobrol dengannya sampai akhirnya si opa menceritakan kisah hidupnya.
Si opa memulai cerita tentang hidupnya sambil menghela napas panjang.
Sejak masa muda saya menghabiskan waktu saya untuk terus mencari usaha yang baik untuk keluarga saya, khususnya untuk anak-anak yang sangat saya cintai.
Sampai akhirnya saya mencapai puncaknya dimana kami bisa tinggal dirumah yang sangat besar dengan segala fasilitas yang bagus.
Demikian pula dengan anak-anak saya, mereka semua berhasil sekolah sampai keluar negeri dengan biaya yang tidak pernah saya batasi.
Akhirnya mereka semua berhasil dalam sekolah, juga dalam usahanya dan juga dalam berkeluarga.
Tibalah dimana kami sebagai orangtua merasa sudah saatnya pensiun dan menuai hasil panen kami.
Tiba-2 istri tercinta saya yang selalu setia menemani saya dari sejak saya memulai kehidupan ini meninggal dunia karena sakit yang sangat mendadak.
Lalu sejak kematian istri saya tinggallah saya hanya dengan para pembantu kami karena anak-2 kami semua tidak ada yg mau menemani saya, karena mereka sudah mempunyai rumah yang juga besar.
Hidup saya rasanya hilang, tiada lagi orang yang mau menemani saya setiap saat saya memerlukannya.
Tidak sebulan sekali anak-anak mau menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon.
Lalu tiba-tiba anak sulung saya datang dan mengatakan, kalau dia akan menjual rumah karena selain tidak effisien juga toh saya dapat ikut tinggal dengannya.
Dengan hati yang berbunga saya menyetujuinya karena toh saya juga tidak memerlukan rumah besar lagi yang tanpa ada orang-orang yang saya kasihi di dalamnya.
Setelah itu saya ikut dengan anak saya yang sulung.
Tapi apa yang saya dapatkan?
Setiap hari mereka sibuk sendiri-2 dan kalaupun mereka ada dirumah tak pernah sekalipun mereka mau menyapa saya.
Semua keperluan saya pembantu yang memberi.
Untunglah saya selalu hidup teratur dari muda maka meskipun sudah tua saya tidak pernah sakit-sakitan.
Lalu saya tinggal dirumah anak saya yang lain.
Saya berharap kalau saya akan mendapatkan sukacita dalamnya, tapi rupanya tidak. Yang lebih menyakitkan semua alat-alat untuk saya pakai mereka ganti,
mereka menyediakan semua peralatan dari plastik dengan alasan untuk keselamatan saya tapi sebetulnya mereka sayang dan takut kalau saya memecahkan alat-alat mereka yang mahal-mahal itu.
Setiap hari saya makan dan minum dari alat-alat plastik yang sama dengan yang mereka sediakan untuk para pembantu dan anjing mereka.
Setiap hari saya makan dan minum sambil mengucurkan airmata dan bertanya dimanakah hati nurani mereka?
Akhirnya saya tinggal dengan anak saya yang terkecil, anak yang dulu sangat saya kasihi melebihi yang lain karena dia dulu adalah seorang anak yang sangat memberikan kesukacitaan pada kami semua.
Tapi apa yang saya dapatkan?
Setelah beberapa lama saya tinggal disana, akhirnya anak saya dan istrinya mendatangi saya, lalu mengatakan bahwa mereka akan mengirim saya untuk tinggal di panti-jompo dengan alasan supaya saya punya teman untuk berkumpul, dan juga mereka berjanji akan selalu mengunjungi saya.
Sekarang sudah 2 tahun saya disini, tapi tidak sekalipun dari mereka yang datang untuk mengunjungi saya, apalagi membawakan makanan kesukaan saya.
Hilanglah semua harapan saya tentang anak-2 yang saya besarkan dengan segala kasih sayang dan kucuran keringat.
Saya bertanya-tanya mengapa kehidupan hari tua saya demikian menyedihkan, padahal saya bukan orangtua yang menyusahkan, semua harta saya mereka ambil.
Saya hanya minta sedikit perhatian dari mereka tapi mereka sibuk dengan diri sendiri.
Kadang saya menyesali diri mengapa saya bisa mendapatkan anak-2 yang demikian buruk. Masih untung disini saya punya teman-teman dan juga kunjungan dari sahabat-2 yang mengasihi saya, tapi tetap saya merindukan anak-2 saya.
Sejak itu teman saya selalu menyempatkan diri untuk datang kesana dan berbicara dengan sang opa.




Lambat laun tapi pasti kesepian di mata sang opa berganti dengan keceriaan, apalagi kalau sekali-sekali teman saya membawa serta anak-anaknya untuk berkunjung.
Sampai hatikah kita membiarkan para orangtua kesepian dan menyesali hidupnya hanya karena semua kesibukan hidup kita?

Senin, 08 Desember 2008

JIKA ANDA …..

1. Jika anda rasa anda tidak bahagia … lihatlah mereka …..




2. Jika anda pikir kerja anda susah … Bagaimana dengan dia ???




3. Jika anda pikir gaji anda rendah … Bagaimana dengan pendapatannya ???




4. Jika anda pikir, anda kurang kawan … Lihat … dengan siapa dia berkawan ???




5. Jika anda terus mengeluh tentang belajar dan menganggapnya sebagai beban, bagaimana pendapat anda tentang anak ini …...???




6. Jika anda putus asa … lihat dan renungkan apa yang dilakukan Bapak ini …




7. Jika anda pikir anda sengsara … adakah sengsaramu melebihi dia ???




8. Jika anda menggerutu tentang siatem angkutan dan transportasi … Bagaimana dengan mereka ????




9. Jika anda rasa masyarakat tidak adil terhadap anda ….Apakah tanggapan anda terhadap nenek ini ????



MENGUCAP-SYUKURLAH DAN BERSUKACITALAH DALAM SEGALA KEADAAN ….

HIDUP ITU INDAH …. PERJUANGAN ITU NIKMAT … TINGGAL BAGAIMANA CARA PANDANGMU TERHADAP KEHIDUPAN ….

Sabtu, 06 Desember 2008

MENGAPA PERKAWINAN MENJADI TIDAK BAHAGIA ???



Mengapa Perkawinan Menjadi Tidak Bahagia ?
Bahan renungan utk memperkaya hidup kita.
Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.
Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.
Setiap sore, ibu selalu membungkukkan nbadan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikiktpun.
Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.
Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik.
Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.
Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.
Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal
sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam pelajaran.
Ia suka main catur, membuat kaligrafi, suka larut dalam dunia buku-buku kuno.
Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.
Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam di sudut halaman.
Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.
Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka
layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.
Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?
Pengorbanan yang dianggap benar. Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan -lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini.
Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.
Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.
Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.
Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. .
Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!
Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di pel ?



Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata
begitu sama ayah.
Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.
Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.
Yang kamu inginkan ?
Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya. Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam
perkawinannya,
Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya. Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.
Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku.
cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.
Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.
Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.
Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?
Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa
menemaniku! ujar suamiku.
Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu..dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya.
Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.
Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut. Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki
cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.
Jalan kebahagiaan
Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja buku, Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah
daftar kebutuhanku.
Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya,
waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.
Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar.
Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang
akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh.
Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.
Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.
Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan
yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.
Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar kota.
Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur gejolak hati masing-masing.
Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling mencintai bertahun-tahun silam.
Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah
ke jalan bahagia.


Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.
Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur.
Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.

PENGINJILAN YANG JUJUR

Nats : Hapuskanlah pelanggaranku.... Maka aku akan mengajarkan jalanMu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran(Mazmur 51:3,15*)

Jikalau orang-orang Kristen dapat bersikap lebih jujur dengan dosa-dosanya, mereka akan lebih efektif dalam menjangkau orang-orang yang belum percaya bagi Kristus.

Philip Yancey berbicara dengan seorang pelacur yang sakit dan kelaparan, yang memerlukan pertolongan dari para pekerja Kristen yang ada di pusat kota. Ketika ia menyarankan agar pergi ke gereja, wanita itu menjawab, "Gereja! Mengapa saya harus ke gereja? Mereka membuat saya merasa lebih berdosa dibandingkan dengan apa yang telah saya lakukan!"


Kita yang pergi ke gereja secara rutin pada hari Minggu, cenderung datang dengan wajah yang selalu bersukacita atau terlihat saleh. Keadaan ini mungkin akan memberi kesan bahwa kita tidak pernah berjuang melawan godaan atau jatuh dari standar hidup yang telah ditetapkan. Dengan demikian, tidaklah aneh bila banyak kaum awam atau orang yang jatuh dan dari luar yang datang ke gereja, akan merasa bahwa hanya mereka orang yang jelek.

Hal ini tidak berarti kita harus menceritakan semua dosa pikiran dan perbuatan kita kepada siapa saja. Cara penyelesaian terhadap situasi seperti ini dimulai dengan kejujuran menyatakan keberadaan diri kita sendiri seperti yang dilakukan Daud dalam Mazmur 51:1-19*. Jika kita mengakui bahwa kita pun memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa dan mengakui keterbatasan kemampuan kita untuk menang terhadap iblis, maka kita tidak menyatakan kesucian hidup kita lebih dari kenyataan yang sesungguhnya. Orang yang berdosa dan orang luar akan merasakannya, dan Allah akan memakai kita untuk "mengajarkan jalan[Nya] kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran"(Mazmur 51:15*) [[HVL]]

MENGETAHUI POTENSI DOSA DALAM HATI KITA MEMBUAT KITA MEMILIKI HATI YANG MEMPERHATIKAN ORANG YANG BERDOSA

DALAM TANGANNYA

Nats : Semua orangNya yang kudus -- di dalam tanganMulah mereka (Ulangan 33:3*)

Pada akhir hidupnya, pendeta Charles Simeon dari Inggris tersenyum dan bertanya kepada orang-orang yang hadir di kamar tempat ia terbaring, "Menurut Anda, apa yang membuat saya merasa tenang pada saat seperti ini?"



Ketika semua orang terdiam, pendeta Simeon berseru: "Sang Pencipta! Saya bertanya pada diri saya sendiri, 'Apakah Allah yang menciptakan bumi atau saya?' Dialah penciptanya! Nah, bila Dia yang menciptakan bumi dan segala isinya, Dia pasti akan memelihara saya. Di dalam tangan Yesus saya merasa aman untuk menjalani hidup ini!"

Demikian pula dengan Hudson Taylor, pendiri China Inland Mission. Pada akhir hidupnya ia berkata, "Saya sudah sangat lemah. Saya tidak dapat lagi membaca Alkitab. Saya tidak dapat berdoa secara lengkap. Saya hanya dapat bertopang pada tanganNya seperti seorang anak kecil dan percaya!"


Simeon dan Taylor mengetahui bahwa Allah yang Maha Kuasa yang menciptakan alam semesta, akan menopang mereka dengan tanganNya. Musa memiliki keyakinan yang sama ketika ia memberkati bangsa Israel, sebelum ia meninggal (Ulangan 33:1-29*). Mereka dapat melihat ke masa depan dengan suatu keyakinan, karena Allah yang telah membebaskan mereka, akan memelihara mereka juga.



Kita tidak perlu merasa takut saat menghadapi hal terburuk sekalipun. Allah tidak akan meninggalkan anak-anak tebusanNya. Kita dapat bersukacita karena Pencipta kita yang agung menopang kita dengan tanganNya. Dan itu berlaku bagi setiap anak-anak Allah [[HGB]]

ALLAH YANG MENOPANG ALAM SEMESTA ADALAH ALLAH YANG MENOPANG KITA

PIMPINAN ROH KUDUS

TIGA MACAM MANUSIA

Alkitab menyatakan kepada kita bahwa ada tiga macam manusia, yaitu:
1. Orang duniawi
2. Orang (kristen) rohani
3. Orang (kristen) yang hidup di dalam tabiat duniawi

1. ORANG DUNIAWI

Orang yang tidak/belum memerima Kristus) "Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapaat dinilai secara rohani" (1 Korintus 2:14)

Orang yang dikuasai oleh diri sendiri A Si aku bertahta dalam hidup , Kristus diluar kehidupan. Semua keinginan dikuasai oleh diri sendiri, berakhir dengan kekacauan dan kekecewaan.



2. ORANG (KRISTEN) ROHANI

Orang yang telah menerima Kristus dan yang dipimpin oleh Roh Kudus).
"Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain." (1Korintus 2:15*).

Orang yang dikuasai oleh Kristus
Kristus bertahta dalam hidup.
A Si aku turun tahta.
Semua keinginan dipimpin oleh Tuhan dan menghasilkan keserasiaan sesuai dengan rencana Tuhan.






3. ORANG (KRISTEN) YANG HIDUP DI DALAM TABIAT DUNIAWI

(Orang yang telah menerima Kristus, tetapi tidak membiarkan Kristus menguasai hidupnya).

Orang yang dikuasai oleh diri sendiri
A Si aku bertahta dalam hidup, Kristus turun tahta. Semua keinginan dikuasai oleh diri sendiri, berakhir dengan kekacauan.

"Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu bukanlah makanan keras, sebab kamu belum menerimanya. Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?" (1Korintus 3:1-3*)

Yang manakah di antara ketiga macam manusia itu, yang menggambarkan kehidupan saudara? Apakah saudara ingin menjadi seorang Kristen rohani, yang dipenuhi dan dikuasai oleh Roh Kudus sekarang ini juga?

Berikut ini ada 4 kebenaran dasar yang dapat memberi tuntunan bagaimana saudara dapat menjadi seorang Kristen yang rohani, yang dipenuhi daan dikuasai oleh Roh Kudus.







PIMPINAN ROH KUDUS

TUHAN ALLAH TELAH MENYEDIAKAN BAGI KITA KEHIDUPAN KRISTEN YANG BERKELIMPAHAN DAN YANG PENUH DENGAN BERBUAH-BUAH YANG BAIK.

Yesus berkata: "Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10*)

"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yohanes 15:5*)

"Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." (Galatia 5:22,23*)

"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah 1:8*)




SIFAT-SIFAT ORANG KRISTEN YANG ROHANI

Hidupnya dikuasai oleh Kristus

Rajin menyaksikan Kristus kepada orang lain
Rajin berdoa
Berlapar dan berdahaga akan Firman Allah
Patuh akan Allah


Ia memiliki:
Kasih _____
Sukacita +O O O+
Damai-sejahtera +O O+
Kesabaran |O | K O
Kemurahan |O |--: O
Kebaikan +O | |A O+
Kesetiaan +O_O_O+
Kelemah-lembutan
Penguasaan diri

Seorang Kristen rohani memberikan dirinya dipimpin dan dikuasai oleh Tuhan Allah dan hidupnya disucikan oleh Kristus dari saat ke saat. Ia mengerti akan tugas serta pimpinan Roh Kudus dalam hidupnya, sehingga ia mengeluarkan buah-buah yang baik.

Apakah sebabnya kebanyakan orang Kristen tidak memiliki hidup yang berkelimpahan dan penuh kebahagiaan itu?



DENGAN IMAN, MERENDAHKAN DIRI DAN BERDOA

BAGAIMANA CARANYA KITA BERDOA DENGAN IMAN SUPAYA DIPENUHI OLEH ROH KUDUS
Hanya dengan iman kita dapat dipenuhi oleh Roh Kudus. Doa adalah iman dan Tuhan Allah lebih memperhatikan kesungguhan hati saudara pada waktu saudara berdoa. Berikut ini adalah suatu saran doa:

"Ya Bapa, saya memerlukan Dikau. Saya mengaku bahwa selama ini saya telah mengatur diri saya sendiri tanpa Dikau dan oleh karena itu saya telah berdosa. Saya mengakui dosa-dosa saya dan sekarang ini saya minta agar Kristus menguasai dan berahta dalam hidupku. Penuhilah saya dengan Roh Kudus sebagaimana PERINTAHMU kepada saya dan sesuai dengan JANJIMU di dalam Firman-Mu, bahwa Engkau akan melakukannya jikalau saya memohon dengan iman. Dan sekarang, ya Bapa, sebagai suatu pernyataan iman, saya mengucapkan syukur kepada-Mu karena engkau telah memenuhi hidupku dengan Roh Kudus. Saya berdoa dalam Nama Tuhan Yesus. Amin."

Apakah doa ini menyatakan keinginan hati saudara? Jikalau demikian, ucapkanlah doa ini sekarang juga supaya Roh Kudus memenuhi hati dan hidup saudara sebagaimana telah dijanjikan-Nya

EMPAT HUKUM ROHANI



EMPAT HUKUM ROHANI

Sudahkan Anda mendengar tentang EMPAT HUKUM ROHANI

Rahasia Kebahagiaan hidup dan keselamatan jiwa.

a. Empat Hukum Rohani
b. Bagaimana Saudara Dapat Menerima Kristus

Sebagaimana ada hukum-hukum alam yang mengatur alam ini, demikian juga ada hukum-hukum rohani yang mengatur hubungan saudara dengan Tuhan Allah.

HUKUM YANG PERTAMA

TUHAN ALLAH MENGASIHI SAUDARA, DAN MEMPUNYAI SUATU RENCANA YANG INDAH BAGI HIDUP SAUDARA.



KASIH ALLAH
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" Yohanes 3:16

RENCANA ALLAH
(Kristus berkata), "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyai dalam segala kelimpahan" (Suatu kehidupan yang berarti dan penuh kebahagiaan) Yohanes 10:10b




Apakah sebabnya orang tidak pernah mengalami kehidupan yang berkelimpahan dan penuh kebahagiaan ?

Sebab

HUKUM YANG KEDUA

MANUSIA PENUH DOSA DAN TERPISAH DARI TUHAN ALLAH, SEHINGGA IA TIDAK DAPAT MENGETAHUI DAN MENGALAMI KASIH DAN RENCANA ALLAH BAGI HIDUPNYA


MANUSIA PENUH DOSA
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" Roma 3:23*. Manusia diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan Allah, akan tetapi karena kekerasan hatinya, ia memilih jalannya sendiri sehingga persekutuan dengan Tuhan Allah terputus. Menurut Alkitab, kekerasan hati untuk memilih jalan sendiri dan ingin bebas dari Tuhan Allah disebut dosa dan diwujudkan, baik dengan sikap melawan maupun sikap masa bodoh.

MANUSIA TERPISAH DARI TUHAN ALLAH

"Sebab upah dosa ialah maut ..." (terpisah dari Allah untuk selama-lamanya) Roma 6:23
Tuhan Allah Mahasuci, sedangkan manusia penuh dosa. Karena itu ada satu jurang pemisah antara Tuhan Allah dengan manusia. Manusia selalu berusaha untuk mencari Tuhan Allah dan kehidupan yang penuh kebahagiaan melalui usahanya sendiri yaitu kehidupan yang baik, etika, filsafat dan lain-lain, namun gagal disebabkan
MANUSIA YANG PENUH DOSA + dosanya

Hukum yang ketiga memberikan kita jalan ke luar dari kesulitan ini.


HUKUM YANG KETIGA

YESUS KRISTUS ADALAH SATU-SATUNYA JALAN KESELAMATAN YANG TELAH DITENTUKAN OLEH TUHAN ALLAH UNTUK KEAMPUNAN DOSA MANUSIA, MELALUI DIA SAUDARA DAPAT MENGETAHUI DAN MENGALAMI KASIH DAN RENCANA ALLAH BAGI SAUDARA

KRISTUS MATI GANTI KITA
"Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" Roma 5:8*

KRISTUS TELAH BANGKIT PULA DARI KEMATIAN
"... Kristus telah mati karena dosa kita ... Ia telah dikuburkan ... Ia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga sesuai dengan Kitab Suci, ... Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas muridNya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari 500 saudara muridNya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari 500 saudara sekaligus." 1Korintus 15:3-6*

KRISTUS ADALAH SATU-SATUNYA JALAN
Kata Yesus kepadanya, "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" Yohanes 14:6*

Allah telah menjembatani jurang pemisah antara manusia dengan DiriNya dengan mengirimkan AnakNya, Yesus Kristus, untuk mati di kayu salib menggantikan kita

MANUSIA

Tidak cukup hanya mengetahui ketiga hukum ini ...

HUKUM YANG KEEMPAT

KITA HARUS MENERIMA YESUS KRISTUS MENJADI JURUSELAMAT DAN TUHAN KITA, DENGAN MENGUNDANGNYA SECARA PRIBADI. DENGAN DEMIKIAN KITA DAPAT MENGETAHUI DAN MENGALAMI KASIH DAN RENCANA ALLAH BAGI HIDUP KITA.


KITA HARUS MENERIMA KRISTUS
"Tetapi semua orang yang meneriNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya" Yohanes 1:12*

KITA MENERIMA KRISTUS DENGAN IMAN
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu,jangan ada orang yang memegahkan diri" Efesus 2:8,9*

KITA MENERIMA KRISTUS, DENGAN MENGUNDANGNYA SECARA PRIBADI
Kristus berkata), "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk, jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya ..." Wahyu 3:20* Menerima Kristus berarti berpaling dari diri sendiri kepada Tuhan Allah, serta menyerahkaan seluruh pribadi kita, yaitu akal budi, perasaan dan kemauan. Karena itu tidak cukup hanya mengerti ajaran Kristus dengan akal kita saja atau menanggapinya berdasarkan perasaan semata-mata; kita harus mengambil tindakan berdasarkan kemauan kita, untuk menyerahkan setiap segi kehidupan kita dikuasai oleh Yesus Kristus.

Kedua lingkaran ini menggambarkan dua macam kehidupan:

----- A Si Aku atau diri sendiri bertahta
+ . o+ di dalam hidup.
+ O| A . + K Kristus diluar kehidupan
|o |---: O | o Segala keinginan dikuasai oleh
| O | o | o| Si Aku, berakhir dengan kekacauan
+o . O. + dan kekecewaan.
+ o + K
-----

_____
+o o o+ K Kristus bertahta di dalam hidup
+o o+
|o | K o| A Si Aku turun tahta
|o |---: o| o Semua keinginan di kuasai oleh
+o | |Ao+ Tuhan Allah yang tak terbatas
+o o o+ kekuasaanNya, dan menghasilkan
----- keserasian dengan rencana Allah.

* Lingkaran manakah yang mencerminkan kehidupan saudara?
* Lingkaran manakah yang saudara ingin akan mencerminkan
kehidupan saudara?

10 ALASAN UNTUK PERCAYA ALKITAB








10 ALASAN UNTUK PERCAYA ALKITAB

1. Kejujurannya
2. Ketahanannya
3. Pernyataannya Mengenai Dirinya Sendiri
4. Mukjizatnya
5. Kesatuannya
6. Keakuratannya dari Segi Sejarah dan Geografi
7. Rekomendasi dari Kristus
8. Keakuratan Ramalannya
9. Keberlangsungannya
10. Kuasanya untuk Mengubah Hidup Manusia



1. KEJUJURANNYA

Alkitab sungguh jujur. Alkitab memperlihatkan Yakub, bapak dari "bangsa pilihan," sebagai seorang penipu. Alkitab juga menggambarkan Musa, sang pemberi Hukum Taurat, sebagai seorang pemimpin yang merasa tidak aman dan keras kepala, yang dalam usaha pertamanya untuk menolong bangsanya sendiri, membunuh seorang laki-laki dan kemudian
lari menyelamatkan diri ke padang gurun. Alkitab menggambarkan Daud bukan hanya sebagai raja yang paling dikasihi, panglima perang dan pemimpin rohani, tetapi juga sebagai orang yang mengambil isteri orang lain dan kemudian, untuk menutupi dosanya, bersekongkol untuk membunuh sang suami. Pada satu sisi, Kitab Suci pernah menilai bahwa umat Allah, bangsa Israel, begitu buruk, sehingga Sodom dan Gomora
tampak baik bila dibandingkan dengan mereka (Yeh 16:46-52*).
Alkitab memperlihatkan bahwa sifat alamiah manusia memusuhi Allah. Alkitab memprediksikan masa depan yang penuh dengan masalah. Alkitab mengajarkan bahwa jalan ke Surga sempit dan jalan ke Neraka lebar.
Jelaslah, Kitab Suci ini tidak ditulis untuk mereka yang hanya menginginkan jawaban sederhana atau pandangan terhadap agama dan manusia yang ringan dan serba optimis.


2. KETAHANANNYA

Ketika negara Israel yang modern muncul kembali setelah ribuan tahun orang Israel tercerai-berai, seorang gembala Beduin menemukan satu dari harta karun arkeologis yang paling penting di zaman ini.
Dalam sebuah gua di tepi Barat Daya Laut Mati, di dalam sebuah buli-buli yang pecah ditemukan dokumen-dokumen yang telah disembunyikan selama dua ribu tahun. Temuan-temuan tambahan menghasilkan salinan-salinan naskah yang umurnya seribu tahun lebih
tua dari salinan-salinan tertua yang diketemukannya sebelumnya. Satu dari yang paling penting adalah salinan kitab Yesaya. Isinya ternyata sama dengan kitab Yesaya yang ada di Alkitab kita. Gulungan-gulungan naskah Laut Mati itu muncul dari debu bagaikan jabatan tangan yang bersifat simbolik untuk mengucapkan selamat datang kepada bangsa Israel yang baru kembali ke tanah airnya. Gulungan-gulungan itu
menyingkirkan pendapat dari sebagian orang yang mengatakan bahwa Alkitab yang asli sudah hilang ditelan waktu dan sudah rusak.




3. PERNYATAANNYA MENGENAI DIRINYA SENDIRI

Apa yang dikatakan Alkitab tentang dirinya sendiri adalah hal yang penting untuk diketahui. Jika para penulis Kitab Suci sendiri tidak pernah mengklaim bahwa mereka berbicara bagi Allah, tentunya kita berbuat lancang jika kita membuat klaim itu bagi mereka. Mungkin kita juga akan menghadapi persoalan lain. Kita mungkin akan menghadapi sejumlah misteri yang tidak terpecahkan, yang terkandung di dalam
tulisan yang bersifat historis dan etis. Dan kita tidak akan mempunyai sebuah buku yang telah mengilhami munculnya sinagoga dan gereja yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Suatu Alkitab yang tidak mengklaim bahwa ia berbicara atas nama Allah tentunya tidak akan menjadi fondasi bagi iman ratusan juta orang Yahudi dan
Kristen (2Pet 1:16-21*). Namun, dengan didukung oleh bukti dan argumentasi yang cukup, para penulis Alkitab telah mengklaim bahwa mereka diilhami oleh Allah. Berhubung jutaan orang telah mempertaruhkan kehidupan mereka saat ini dan saat kekekalan pada klaim-klaim itu, Alkitab bukanlah buku yang baik jika para penulisnya
berbohong secara konsisten tentang sumber informasi mereka.


4. MUKJIZATNYA

Peristiwa keluarnya Israel dari Mesir memberikan dasar historis untuk mempercayai bahwa Allah telah menyatakan Diri-Nya sendiri kepada Israel. Seandainya Laut Merah tidak terbelah sebagaimana yang diceritakan Musa, Perjanjian Lama kehilangan otoritasnya untuk berbicara atas nama Allah. Demikian pula Perjanjian Baru juga
bergantung pada mukjizat. Seandainya Yesus secara badani tidak bangkit dari kematian, Rasul Paulus mengatakan bahwa iman Kristen didirikan di atas kebohongan (1Kor 15:14-17*). Untuk memperlihatkan kredibilitasnya, Perjanjian Baru menyebutkan saksi-saksinya, dan ini dilakukannya di dalam kerangka waktu yang memungkinkan klaim-klaim itu diuji kebenarannya (1Kor 15:1-8*). Banyak dari para saksi itu akhirnya mati sebagai martir, bukan untuk membela keyakinan moral atau rohani yang abstrak tetapi untuk klaim mereka bahwa Yesus telah bangkit dari kematian. Memang mati sebagai martir bukan hal yang aneh, namun tetaplah penting untuk menyadari apa yang menyebabkan mereka rela kehilangan nyawanya. Banyak orang rela mati untuk sesuatu
yang mereka percaya sebagai kebenaran. Dan tidak ada yang rela mati untuk sesuatu yang mereka tahu sebagai kebohongan.


5. KESATUANNYA

Empat puluh pengarang yang berbeda menulis 66 kitab dalam Alkitab selama lebih dari 1.600 tahun. Empat ratus tahun yang hening memisahkan 39 kitab Perjanjian Baru. Namun demikian, dari Kejadian sampai Wahyu, semua kitab menceritakan satu cerita yang utuh. Bersama-sama mereka memberikan jawaban yang konsisten terhadap pertanyaan-pertanyaan terpenting yang dapat kita tanyakan: Mengapa kita di sini? Bagaimana kita dapat mengatasi rasa takut? Bagaimana kita dapat berhasil? Bagaimana kita bisa bangkit dari keadaan kita yang buruk dan tetap berpengharapan? Bagaimana kita dapat berdamai dengan Pencipta kita? Jawaban-jawaban Alkitab yang konsisten terhadap
pertanyaan-pertanyaan ini memperlihatkan bahwa Kitab Suci bukanlah banyak buku melainkan satu buku.





6. KEAKURATANNYA DARI SEGI SEJARAH DAN GEOGRAFI

Selama berabad-abad banyak orang meragukan keakuratan Alkitab dari segi sejarah dan geografi. Namun para arkeolog modern berulang-ulang telah menggali dan menemukan bukti mengenai orang-orang tempat-tempat, dan kebudayaan-kebudayaan yang digambarkan dalam Kitab Suci. Dari waktu ke waktu, deskripsi dalam Alkitab telah dibuktikan sebagai catatan yang lebih dapat diandalkan daripada spekulasi para ahli.
Turis masa kini yang mengunjungi musium dan tempat-tempat yang dilukiskan di Alkitab mau tak mau sangat terkesan dengan latarbelakang geografis dan historis dari teks Alkitab yang ternyata riil.


7. REKOMENDASI DARI KRISTUS

Banyak orang telah mengatakan hal yang baik mengenai Alkitab, tetapi tidak ada yang memberi rekomendasi sekuat yang diberikan Yesus dari Nazaret. Ia merekomendasikan Alkitab bukan hanya dengan ucapan-Nya teetapi juga dengan kehidupan-Nya. Pada saat-saat pencobaan-Nya, pengajaran di hadapan orang banyak, dan penderitaan-Nya, Yesus dengan jelas memperlihatkan bahwa Ia mempercayai Kitab Suci Perjanjian Lama lebih dari sekedar tradisi nasional (Mat 4:1-11, 5:17-19*). Yesus percaya bahwa Alkitab adalah buku tentang Diri-Nya sendiri. Kepada orang-orang senegri-Nya Ia
berkata, "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu" (Yoh 5:39-40*).


8. KEAKURATAN RAMALANNYA

Dari zaman Musa, Alkitab telah meramalkan peristiwa-peristiwa yang tak seorang pun ingin mempercayainya. Sebelum Israel masuk ke Tanah Perjanjian, Musa meramalkan bahwa Israel akan tidak setia, bahwa Israel akan kehilangan tanah yang Allah berikan kepadanya, dan bahwa Israel akan tercerai-berai ke seluruh dunia, dikumpulkan kembali, dan kemudian dibangun kembali (Ul. 28-31). Pusat dari ramalan Perjanjian
Lama adalah janji tentang Mesias yang akan menyelamatkan umat Allah dari dosa-dosa mereka dan pada akhirnya membawa penghakiman dan kedamaian bagi seluruh dunia.






9. KEBERLANGSUNGANNYA

Kitab-kitab Musa ditulis 500 tahun sebelum kitab-kitab Hindu yang paling awal. Musa menulis kitab Kejadian 2.000 tahun SM. Selama masa yang panjang itu, tak ada buku yang dikasihi atau dibenci seperti Alktiab. Tak ada buku yang secara onsisten telah dibeli, dipelajari, dan dikutip seperti Alkitab.
Sementara jutaan judul-judul lain muncul dan tenggelam, Alkitab tetap erupakan buku yang menjadi ukuran bagi buku-buku lain. Sekalipun sring diabaikan oleh orang yang merasa tak nyaman dengan ajaran-ajarannya, Alkitab tetap merupakan buku utama dari peradaban Barat.


10. KUASANYA UNTUK MENGUBAH HIDUP MANUSIA

Orang yang tidak percaya sering menunjuk kepada mereka yang mengatakan bahwa mereka percaya Alkitab tetapi hidupnya tidak berubah. Tetapi sejarah juga ditandai oleh mereka yang kehidupannya menjadi lebih baik oleh karena buku ini. Sepuluh Perintah Allah telah menjadi sumber pengarahan moral bagi banyak orang yang tak terhitung jumlahnya. Mazmur-mazmur Daud telah memberikan kekuatan pada waktu kesulitan dan kehilangan. Khotbah Yesus di Bukit telah menjadi obat bagi jutaan orang untuk mengatasi kesombongan dan sikap legalisme.
Uraian Paulus mengenai Kasih di 1Korintus 13 telah banyak melunakkan hati yang sedang marah. Perubahan hidup dari orang-orang seperti Rasul Paulus, Agustinus, Martin Luther, John Newton, Leo Tolstoy, dan C.S. Lewis menunjukkan perubahan yang dapat dilakukan Alkitab. Bahkan satu bangsa atau suku seperti Celtic di Irlandia, Viking yang liar di Norwegia, atau Indian Auka di Equador telah diubah oleh Firman Allah dan kehidupan serta karya Yesus Kristus yang tak terbandingkan.

Anda Tidak Sendirian jika Anda masih meragukan Alkitab. Alkitab, sama seperti dunia di sekitar kita, memang mengandung unsur-unsur misteri. Namun demikian, jika Alkitab benar-benar seperti yang dikatakannya, Anda tidak perlu memilah-milah sendiri bukti-bukti yang ada. Yesus justru menjanjikan pertolongan ilahi bagi mereka yang ingin mengenal kebenaran tentang diri-Nya dan ajaran-Nya. Sebagai tokoh utama dari
Perjanjian Baru, Yesus berkata, "Barangsiapa mau melakukan kehendak Allah, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri" (Yoh 7:17*).

Satu kunci penting untuk mengerti Alkitab adalah bahwa Alkitab tidak pernah bermaksud untuk menarik kita kepada dirinya sendiri. Setiap prinsip di dalam Alkitab memperlihatkan kebutuhan kita akan pengampunan yang disediakan Kristus bagi kita. Alkitab memperlihatkan mengapa kita perlu membiarkan Roh Kudus hidup melalui kita. Untuk hubungan yang seperti inilah Alkitab diberikan kepada kita.

Diterjemahkan dari: "10 Reasons to Believe in the Bible"
Sumber : RBC Ministries

Minggu, 30 November 2008

GEMPA BUMI DI SICHUAN

Dedicated to Sichuan Earthquake Heroes


Gempa skala 8.0 ritcher, terjadi di Sichuan, China 2:28PM, May 12, 2008. Pusat Gempa, Wenchuan, 90 mil dari Chengdu. kekuatan sekitar 500 atomic bombs, 30 kali lebih kuat dari gempa Kobe di Jepang, 1995. 19 Mei, 32,000 orang meninggal, 20,000 hilang , dan 4,7 juta orang kehilangan rumah



Kota-kota sekitar pusat gempa hancur, dan gunung-gunung longsor




Jutaan orang kehilangan keluarga, teman, tempat tinggal dan harta (CNN)



Dalam itungan jam, masyarakat langsung bergerak. Antrian donor darah mencapai panjang 100 meter, dalam sekejap, bank darah segera kehabisan tempat penyimpanan darah. Jalanan penghubung kota Dujianyang (20 mile from Chengdu) segera penuh dan macet. dipenuhi bukan oleh pengungsi, tapi bala bantuan dari luar. Dimulai dari 1000 supir taksi dari Chengdu.



Wen Jiabao(温家宝), 66, perdana menteri RRC, berangkat naik pesawat setengah jam setelah kejadian, tiba 2 jam setelah gempa. Dan menjadi pemimpin operasi penyelamatan sejak awal, bekerja diantara para penyelamat yang bekerja dalam kejaran waktu



Tim Medis bekerja dalam situasi ekstrim, bahkan membantu persalinan anak dalam gedung parkir



1,100 penerjun payung segera berangkat 2 jam setelah gempa. Dalam hujan dan badai serta awan tebal, mereka tetap terjun dari ketinggian 20,000 kaki, menuju gunung pedalaman, walaupun belum pasti dimana mereka bisa mendarat. Penerjun pertama adalah Colonel Li Zhenbo(李振波), 51.



Karena kondisi jalan tertutup longsor, 600 prajurit dan tim medis, dipimpin Major General Xia Guofu(夏国富), 57, Commander in Chief of Sichuan Military District, melewati gunung tanpa istirahat selama 21 jam, membawa peralatan dan bantuan makanan, menghadapi resiko longsor batu. Mereka adalah tim pertama yang tiba di pusat gempa



Militer dan pekerja sipil, bekerja dalam kejaran waktu menyelamatkan orang-orang yang terkubur. Tidak bisa masuknya peralatan berat ke daerah pedalaman membuat mereka harus memindahkan batu dan beton dengan tangan




Masyarakat berlomba-lomba menyumbang. banyak konglomerat menyumbang jutaan yuan, namun sumbangan Xu Chao,(徐超), 60, gambar sebelah kanan tidak bisa disaingi. Dia seorang tuna wisma dari Nanjing, 1000 mil dari lokasi gempa. dia melihat berita dan menyumbang 5 yuan pada paginya. Dia beralasan bahwa orang2 disana lebih membutuhkan bantuan dari pada dia karena mereka kehilangan segalanya dan terancam nyawanya. Sorenya dia kembali dengan uang 100 yuan ($14 - Rp 1.200.000). Dia mengganti semua koin dan recehnya dengan selembar yuan di bank sebab tidak mau membuat sukarelawan kerepotan menghitung uangnya. Sumbangan dari seorang yang bahkan kesulitan untuk membeli makanan dalam satu hari.



Song Xinying (宋馨懿), 3, dikeluarkan dari reruntuhan bata setelah terkubur 2 hari, dalam kondisi kritis dan kehilangan sebelah kaki, namun selamat. Kedua orang tuanya saling memeluk dan berpegangan dan melindungi anak ini dengan badan mereka dari reruntuhan bata beton. kedua orangtua nya meninggal



Seorang anak laki2 berumur 5 tahun diselamatkan dari reruntuhan setelah terkubur 24 jam. tangan kirinya patah, namun dia tersenyum dan memberi hormat pada para penolongnya. Semangatnya menyentuh para saksi dan penyelamatnya.


Zhang Jiwang(张吉万), 11, membawa saudarinya Zhang Han(张韩), 3,berjalan 12 jam tanpa berhenti keluar dari pusat rawan gempa.



Yuan Wentin(袁文婷), 26, Guru SD kelas 1. Ketika gempa terjadi, dia bergerak cepat menyelamatkan anak-anak didiknya keluar gedung. Bolak balik beberapa kali, akhirnya guru ini kehabisan waktu dan bangunan roboh, dalam usaha terakhirnya dia melindungi beberapa anak-anak dari reruntuhan gedung.
Banyak guru2 yang melakukan hal yang sama




Seorang anak SMP diselamatkan dari reruntuhan, dia kehilangan kedua kaki dan kedua tangannya patah. Ketika anak ini melihat para penolongnya menangis, dia tersenyum dan berkata: Tetap semangat! (be brave)



Bayi ini terkubur 24 jam, dan berhasil selamat tanpa luka. berumur sekitar 3-4 bulan, ibunya berlutut telungkup dan melindungi anaknya di tanah dari jatuhan beton, sambil menyusui anaknya. Ibunya tidak berhasil selamat. Para penyelamat menemukan hp sang ibu dalam bungkus bayi nya dan di situ tertulis sms yang ditinggalkan ibunya: "Anakku, kalau kamu selamat, ingatlah, bahwa ibu selalu mencintaimu selamanya..."

sumber :
http://www. Juragantea.blogspot.com
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=89693